Selamat Datang di WaktuCom Kumpulan Berita Terpercaya

Inilah Cara Trik Agar Bertahan Lama Di Ranjang Dengan Posisi Seks Yang Misionaris


WAKTU.COM - POSISI Seks Misionaris telah menjadi salah satu posisi yang paling intim. Pasangan lebih intens melakukan kontak mata, kontak kulit, dan stimulasi klitoris dengan posisi ini.

Namun, banyak pria merasa sulit bertahan lebih lama saat bercinta dengan posisi misionaris. Ini caranya agar posisi misionaris bertahan lama, Senin (26/9/2016).

1. Masturbasi di siang hari

Cobalah melakukan pemanasan dengan masturbasi di siang hari. Hal ini dapat membantu Anda berhubungan seks di malam hari bersama pasangan dan Anda lebih mungkin mengendalikan ejakulasi.

2. Latihan kegel

Tak hanya wanita, pria juga melakukan latihan kegel untuk mengendalikan ejakulasi saat berhubungan seks. Olahraga ini dapat mengencangkan otot panggul dan membuat Anda lebih rileks saat bercinta di atas ranjang.

3. Gunakan bantal

Ambil sebuah bantal dan letakkan di bawah pinggul pasangan, sehingga Mr P dapat melakukan penetrasi dengan mudah dan terasa nyaman. Cara ini juga dipercaya dapat membuat pria bertahan lama dengan posisi misionaris.

4. Jeda di antara permainan

Anda bisa mempertahankan sesi bercinta dengan cara yang mengasyikkan dan membuat pasangan lebih penasaran. Membuat jeda di antara permainan dapat mencegah ejakulai dini. Jangan lupa menciumnya saat Anda memberi jeda.

Timses Ahok Telah Di Peringatkan Agar Ahok Tidak Blusukan Di Daerah Rawabelong


WAKTU.COM, Jakarta - Pekan lalu, Calon Gubernur petahana Basuki T Purnama ( Ahok) mendapatkan penolakan dari warga Rawabelong saat melakukan kampanye. Ahok dianggap warga Rawa Belong sebagai penista Agama. Akibatnya, Ahok harus dievakuasi ke Polsek Kebon Jeruk menggunakan angkutan umum.

Ketua Bidang Kampanye dan Sosialisasi Tim Pemenangan Ahok- Djarot, Merry Hotma mengaku sempat melarang Ahok untuk blusukan ke kawasan itu. Pihaknya sudah mendeteksi adanya potensi kericuhan, sebelum Ahok datang ke Rawa Belong.

"Padahal kita sudah bilangin jangan turun (ke Rawa Belong) karena ada penolakan. Cuma Ahok ngotot bilang, 'jalan terus'. Akhirnya kejadian kan tuh. Kita mendeteksi dari tim advance," kata Merry di markas timses Ahok-Djarot, Jalan Borobudur No 18, Jakarta, Minggu (6/11).

Meski sudah diperingatkan, katanya, Ahok tetap berkeras blusukan ke Rawa Belong. Kejadian ini justru membuat Ahok kian semangat untuk berkampanye.

"Uh enggak kapok, malah semangat langsung mau turun lagi tuh," tegasnya.

Sebelumnya, Ahok dikejar warga saat berkunjung ke Rawa Belong pada Rabu (2/11). Akibat dikejar warga, Ahok terpaksa dievakuasi ke Polsek Kebon Jeruk dengan menggunakan angkutan umum setelah didemo dan dikejar warga.

Semula, Ahok menyapa warga Rawa Belong sembari bersalaman dan berfoto. Namun, saat mantan politisi Gerindra ini memasuki Jalan Ayub, ada puluhan warga yang datang dari arah belakang rombongan mengejar Ahok.

Ruhut Sitompul Datangi Mabes Polri Yakin Bahwa Ahok Tidak Bersalah


WAKTU.COM, Jakarta - Politisi Partai Demokrat yang juga juru bicara tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua Ahok- Djarot, Ruhut Sitompul menyambangi Markas Besar Kepolisian RI, Senin (7/11). Ruhut datang untuk memberikan dukungan kepada Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang tengah menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penistaan agama.

Ruhut mengatakan, Ahok membuktikan diri sebagai warga negara yang paham dan taat hukum. Sudah dua kali Ahok diperiksa Bareskrim.

"Pak Ahok patuh hukum, waktu Buni Yani menyampaikan video itu kemana-mana, Pak Ahok dengan kesadaran datang. Itu seminggu lalu. Sudah diperiksa. Sekarang ada undangan resmi, kita hormati, beliau datang lagi," tegas Ruhut di gedung Mabes Polri.

Ruhut meyakini penyidik kepolisian akan bekerja secara profesional dalam penuntasan kasus ini. Dia mengingatkan, Indonesia adalah negara hukum. Ada tahapan dalam proses penegakan hukum. Ruhut juga meyakini, publik akan melihat bahwa tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Ahok.

"Kita ingin terang benderang, tidak ada penistaan agama oleh Pak Ahok. Tegas saya katakan," tegasnya.

Terkait aksi damai 4 November yang berujung kerusuhan di ibu kota, Ruhut melihat ada pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa. Tapi dia tidak khawatir, sebab rakyat Indonesia tidak mudah diadu domba. "Saya percaya rakyat cerdas," imbuhnya

Sekjen Demokrat Tantang Jokowi Untuk Menangkap Aktor Politik Demo Ahok


WAKTU.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo menilai, ada aktor politik di balik demo terhadap Basuki T Purnama ( Ahok) terkait dugaan kasus penistaan agama. Sayang, Jokowi tak membeberkan siapa aktor politik tersebut

Menanggapi hal itu, Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mendesak Presiden Jokowi mengungkap aktor politik yang menunggangi ratusan ribu massa yang mendemo Ahok. Hinca menantang pemerintah untuk mengusut tuntas aktor politik tersebut jika benar ada.

"Adalah fakta bahwa ada banyak sekali pengunjuk rasa yang turun menyampaikan aspirasinya yang sangat terang dan jelas. Pernyataan Presiden Jokowi yang menyatakan bahwa ada aktor politik di balik demo 4 November sebaiknya mendorong pemerintah untuk mengusutnya dengan baik," kata Hinca saat dihubungi merdeka.com, Minggu (6/11).

Pengusutan dinilai penting, agar hal itu tidak menimbulkan polemik baru. Apalagi baru-baru ini, Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa tersudutkan dengan tudingan orang yang menggerakkan demo kepada Ahok 4 November kemarin.

"Supaya tidak ada yang mengambang tetapi menjadi terang dan jelas," jelas Hinca.

Hinca mengatakan, tuntutan para pengunjuk rasa sudah jelas, meminta agar Ahok diproses hukum. Pemerintah pun telah meminta Polri segera memberikan kepastian terhadap kasus tersebut.

"Sekali lagi tuntutan para pengunjukrasa terang dan jelas dan sudah pula direspons pemerintah yang memerintahkan Polri melakukan tugasnya secara cepat tegas dan terbuka paling lambat dua pekan. Masyarakat tentu menunggu proses hukum yang sedang ditangani penyidik dan karenanya harus dihormati," tegas dia.

Sebelumnya diberitakan, Setelah menggelar rapat terbatas dengan Menko Polhukam Wiranto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara terkait aksi unjuk rasa besar-besaran yang berujung bentrokan di sejumlah tempat di ibu kota. Presiden Jokowi menyesalkan bentrokan antara polisi dan massa pendemo di depan Istana Merdeka.

Artis Korea Akan Bertanding Malam Ini Di Stadion Patriot Candrabhagan ( Bekasi )

WAKTU.COM, BEKASI - Belum bertanding, para artis Korea yang tergabung dalam Tim FC Men dielu-elukan penggemarnya. Dia antara mereka berteriak histeris melihat ketampanan dari sang idola. Pada kunjungannya ke Indonesia mereka ini akan bertanding dengan para selebritis Indonesia dengan tim Selebriti FC.

Acara yang disiarkan langsung  GlobalTV ini digelar di Stadion Patriot Candrabhagan, Bekasi Sabtu (5/11/2016) malam ini.

Kapten Tim FC Men Junsu JYJ mengatakan mereka sudah siap bertanding bola dengan artis Indonesia. Mereka akan menujukan kemampuan yang biasanya dilakukan dalam bermain bola.

"Tim kita itu  sudah terbentuk  enam tahun. Kita suka sekali sepak bola. Dari semua orang kita memang maunya sepak bola, ramai-ramai dan sudah berjalan enam tahun. Kita juga sudah bertanding dengan yang lainnya. Jadi kita siap lawan tim Indonesia," kata Junsu JYJ.

Gikwang BEAST, artis Korea lainnya mengatakan mereka mencintai Indonesia. Sebab, ini merupakan kedua kalinya mereka berada di Indonesia.

"Pertama ke Indonesia itu untuk konser dan yang kedua ini kita bermain sepak bola. Kita ini memang suka Indonesia," ujarnya.

Adapun pemain Tim FC Men ini yakni, Junsu JYJ, Doojon Beast, Gikwang Beast, Seyong Myname, K-Much Kiu, Lee Wan, Lee Sigang, Baek Seunghunn Kim Young, Wally, Jo Wanho, Lim Jay, Kang Hansol, Choi Yongin, Oh Minseok, Kang Ho, Kim Eunhu dan Seo Kyungjong.

Sementara Tim Selebritis FC Indonesia yakni, Rizky Harun, Ben Kasyafani, Iko Uwaiz, Darius Sinathrya, Vennard Hutabarat, Gusti Randa, Velentino Simanjuntak, Said Bajuri, Ophan Lamara, Treas Oky, Iwan Saktiawan, Pepen, Rendra Soedjono, Rifky Al Habsyi, Yan Rosyad, dan Nuralim.

Anthony Martial Merasa Kecewa Karena Jersey No 9 Yang di Pakainya Telah Digunakan Oleh Zlatan Ibrahimovic



WAKTU.COM, Manchester - Striker Manchester United (MU), Anthony Martial masih sakit hati setelah nomor punggung sembilan miliknya diambil Zlatan Ibrahimovic. Menurut sang agen, Philippe Lamboley, Martial merasa kecewa atas keputusan MU yang lebih mengutamakan Ibrahimovic. 

Musim lalu Martial memakai kostum MU bernomor punggung sembilan. Namun, musim ini berubah karena ia mengenakan kostum nomor 11, karena kedatangan Ibrahimovic dari Paris Saint-Germain musim panas lalu.

"Saya tidak akan berbohong mengenai itu, dia (Martial) sakit hati ketika Manchester United mengambil kostum nomor sembilan darinya. Dia terkejut dan kecewa selama beberapa hari," kata Lamboley, seperti dilansir RMC.

"Tapi, dia seorang yang profesional. Dia tahu bahwa dia mampu bertarung. Secara pribadi saya tidak setuju dengan keputusan MU, karena saya pikir itu tidak menunjukkan respek," jelasnya.

Lamboley mengatakan, sekarang Martial harus melanjutkan kariernya, namun tidak pernah melupakan tentang hal itu. Belakangan, Martial juga kesulitan menembus tim inti The Red Devils.

Masalah dalam kehidupan pribadi pemain asal Prancis ini dikabarkan membuatnya kesulitan untuk fokus saat latihan. Tapi, Lamboley menegaskan, kliennya bahagia di Old Trafford. 

"Bohong bahwa hubungan Anthony dengan (Jose) Mourinho berjalan buruk. Hubungan mereka profesional. Saya yakin Mourinho akan bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Anthony, seperti yang dilakukan Louis van Gaal sebelumnya," paparnya

 
WaktuCom: Kumpulan Berita Online Terpercaya